Minggu, 07 Oktober 2018

3.1 PRATIKUM

Ringkasan Materi Projek Kerja :
*Pengertian Data Link adalah lapisan kedua dari bawah dalam model OSI, yang dapat melakukan konferensi frame-frame jaringan yang berisi data yang dikirimkan menjadi bit-bit mentah agar dapat diperoses oleh lapisan fisik.
*Pengertian lapisan Fisik merupakan lapisan dasar dari semua jaringan dalam model referensi OSI,dimana lapisan ini berfungsi untuk mentransmisikan sinyal data Analog maupun Digital.
* Jaringan yang digunakan adalah jaringan LAN dan Topologi yang digunakan adalah Topologi Star.

Pemecahan masalah Lapisan Fisik LAN :
  1. Menspesifikasikan standar untuk berinteraksi dengan media jaringan.
  2. Menspesifikasikan kebutuhan media untuk jaringan.
  3. Menetukan karakteristik kabel untuk menghubungkan komputer dengan jaringan.
  4. Mentransfer dan menentukan bagaimana bit data dikodekan.
  5. Format sinyal electrical untuk transmisi lewat media jaringan.         
  6. Sinkronisasi transmisi sinyal.
  7. Menangani interkoneksi fisik (kabel), mekanikal, elektrikal dan procedural.
  8. Mendeteksi error selama transmisi.

Pemecahan masalah Lapisan Data Link :
1. Starr - Run - ketik regedit
2. masuk kealamat HKEY LOCAL MACHINESYSTEM Current Control Set Control Network Connections Stat Mon (jika folder StatMon tidak ada buat baru dengan mengklik kanan pilih New > Key).
3. Didalam StatMon key buat DWORD 32bit baru dan beri nama ShowLanErrors dan beri nilai 1 hexadesimal
4. Restrat Komputer dan lihat Effectnya di LAN Connection Status    

Alat dan Bahan Software :
1.)   ICMP (Internet Control Manager Protocol) untuk perintah Ping
Alat dan Bahan Hardware :
1.)   PC atau Laptop
2.)   Kabel UTP dan Konektor RJ-45
3.)   HUB/Switch
4.)   Tang Crimping
5.)    LAN Tester

Instalasi kabel UTP dan konektor RJ-45
terdapat 2 jenis metode pemasangan :
1.)   Straight Cable
2.)  Crossover Cable
Disini kita menggunakan metode pemasangan kabel Straight, karena kita akan menghubungkan PC dengan HUB/Switch agar terkoneksi ke jaringan.
Langkah Kerja dalam Troubleshooting pada Software :
  1.   Periksa hubungan instalasi Pc
  2.   Nyalakan komputer dan lihat pada Layar monitor,petunjuk yang diberikan oleh komputer. jika ada bagian yang tidak bekerja,komputer akan menampilkan pesan kesalahan yang berguna untuk masalah tersebut.
  3.  pilih mode safe dengan menekan tombol F8 sesaat sebelum Windows boot. Pilihan safe mode ini berguna untuk Load sistem operasi lengkap tanpa Driver ataupun program Srat-Up
  4.  kemudian boot lagi,dan pilih pada Step-by-step Confirmation. pilihan ini akan me-load driver satu per satu, langkah ini akan dapat meng-indentifikasi driver atau komponen mana yang tidak bekerja.
  5.  jika Pc masih bermasalah, boot ulang dan masuk ke Windows StartUp Menu. pilih Loget (\bootlog.txt). file log ini terdapat pada folder root dan merekam setiap langkah dari proses boot,dan merekam setiap proses berhasil atau tidak. pelajari petunjuk yang ada di dalamnya dan ikuti petunjuk perbaikannya.
  6.  Jika masih bermasalah,deteksi kesalahan dengan cara melakukan “ping” pada Comand Promt (CMD)
  7. Jika sudah selesai laporkan pada guru Pengajar.
  
Langkah kerja dalam troubelshooting Hardware : 
1.  periksa kondisi kabel apakah telah terhubung dengan benar
2.  cek kabel RJ 45 apakah antara port RJ 45 dan kabel sudah tersambung dengan benar
3.  Konfirmasi/ cek ulang media untuk kebutuhan jaringan,apakah terkontrol dengan baik atau belum.Perumusan Masalah :
1. Kegagalan Pembuatan Kabel :
2. Kerusakan kabel dan Konektor :
3. Perangkat Jaringan Rusak atau eror :
4.  Masalah jaringan Karena kegagalan sistem :

Pemecahan Masalah :
  1. Mentukan alat-alat sesuai specisifikasi 
  2. Menspecsifikasi kebutuhan dari media 
  3. Menentukan karakteristik dari media

PRAKTIKUM 3.2 sampai 4.4

install mikrotik via virtual box


SETTING MIKROTIK VIA VIRTUAL BOX

Pertama, tentukan nama OS dan Version yang kita inginkan . Bisa linux maupun yang lainnya, tapi disini saya memilih linux


Tentukan memori yang ingin kita gunakan. Disini saya pilih 256 mb

Pilih Create New Harddisk untuk membuat baru.


Pilih VDI,klik next


Pilih fixed size,klik next
Pilih aja kapasitasnya 2 gb gausah terlalu besar, kemudian  klik next

Klik create
klick setting atur seperti gambar di atas


klick sistem atur seperti di atas

klick jaringan pilih nat klick lalu pilih adapter 2 

setting bridge adapter advance allow all lalu ok




Login Mikrotik dengan :

Username : admin
Password :









gambar diatas adalah urutan yang harus kamu tulis. misalnya kalau kamu mau cek ip address kamu ,ya kamu ketik (ip address pr) .kalau kamu mau cek yg lainnya ,tinggal kamu kasih (pr) aja belakangnya.

kalau tulisan kamu diatas sudah benar,tinggal kamu ketik ping 8.8.8.8 



dan bila hasilnya reply maka berhasil. Dan ternyata Microtik kita sudah terkoneksi dengan internet.



kalau sudah selesai terus kamu langsung masuk winbox. terus pilih ip<hotspot . klik hotspot setup

pilih local ,klik next

klik next 

klik next

pilih none lalu klik next

klik next 
 klik next
 pilih nama sesukamu, klik next

dan kamu beri nama dan pasword sesukamu 

ketik dns name kamu di google

waw, lihatkan berhasil
masukkan login dan password yang sudah kamu buat tadi

Identifikasi Kebutuhan Aplikasi

  • IDENTIFIKASI KEBUTUHAN APLIKASI
Sistem operasi yang dipilih nantinya haruslah sistem operasi yang kompatibel dengan berbagai aplikasi yang ada didalamnya. Ini dapat dilakukan melalui identifikasi berbagai kebutuhan aplikasi dari user.
Jika akan digunakan dalam jaringan, identifikasi juga kompatibilitasnya dengan sistem operasi lainnya. Kompatibilitas ini dapat diketahui melalui tipe jaringan yang digunakan. Jaringan Linux mampu menghubungkan berbagai distro linux termasuk juga dari berbagai versi dari sistem operasi Windows dan Mac Os.

Berikut merupakan panduan yang dapat digunakan untuk menentukan sistem operasi terbaik untuk perangkat server sesuai kebutuhan user.

a. Apakah ada kebutuhan pengolahan data dengan aplikasi khusus? Bila ada maka penentuan sistem operasi dapat dilihat berdasarkan aplikasi khusus tersebut.

b. Apakah aplikasi-aplikasi tersebut mendukung lingkungan multi-user atau user tunggal? Ini dapat menentukan apakah akan diinstall di komputer server atau client. Selain itu ini dapat digunakan untuk menentukan bagian mana dari pengolahan data nanti yang bisa disimpan di server.

c. Apakah ada data (file) yang dibagi dalam jaringan? Jika ada, maka sebaiknya memakai sistem operasi jaringan yang mampu menjaga kompatibilitas format datanya.

Sebagai contoh, jika dalam jaringan ada kegiatan berbagi dokumen teks seperti file berekstensi .doc, maka server dapat menyediakan aplikasi seperti LibreOffice atau WPS Office untuk dapat digunakan oleh user untuk membuka file tersebut termasuk juga menyediakan layanannya seperti server FTP.

  • DOKUMENTASI SPESIFIKASI KEBUTUHAN
Hasil dari semua analisa kebutuhan selanjutnya dibuatkan dokumentasi yaitu dokumen spesifikasi kebutuhan perangkat lunak server. Dokumen ini hendaknya dibuat sejelas mungkin agar pada saat implementasi semua kebutuhan user dapat terpenuhi.

  • REVIEW (UJI) KEBUTUHAN
Langkah ini diperlukan untuk mendapatkan sinkronisasi akhir sebelum spesifikasi kebutuhan perangkat lunak benar-benar diterapkan pada server.

Ringkasan
Analisa kebutuhan perangkat lunak server memerlukan pemahaman mendalam tentang kebutuhan user akan aplikasi-aplikasi yang digunakan. Saat ini ada banyak alternatif pilihan aplikasi untuk satu kebutuhan. Selain memahami kebutuhan user, kompatibilitas aplikasi dengan sistem operasi yang ada juga perlu diperhatikan. Dari gambaran ini nantinya akan dapat ditemukan sistem operasi apa yang paling pas diterapkan pada sistem tersebut, termasuk juga aplikasi-aplikasi yang akan digunakan oleh klien

PH8

KARTU  SOAL NOMOR 1 (PILIHAN GANDA) Mata Pelajaran                     :    C2 (Dasar-dasar Teknik Komputer dan Informatika) Kelas/...