Senin, 22 Oktober 2018
4.1.Menyajikan hasil administrasi sumber daya jaringan
Konfigurasi Sharing Resource Data
1. pastikan komputer kita telah terhubung dalam suatu jaringan
2. Tentukan terlebih dahulu file mana yang akan terlebih dahulu di sharing dalam jaringan caranya:
Buka Windows Explorer >> klik pada Drive Local Disk (D:) di sisi sebelah kiri >> klik kanan pada salah satu folder yang ada di sisi sebelah kanan,
dalam contoh ini pada folder Tutorial >> [Share with] >> [Specific people…].
1. pastikan komputer kita telah terhubung dalam suatu jaringan
Buka Windows Explorer >> klik pada Drive Local Disk (D:) di sisi sebelah kiri >> klik kanan pada salah satu folder yang ada di sisi sebelah kanan,
dalam contoh ini pada folder Tutorial >> [Share with] >> [Specific people…].
3. Pada jendela File Sharing yang muncul, klik dropdown kotak user dan pilih “Everyone” >> [Add] >> [Share] >> [Done].
4. Selanjutnya pada jendela Advanced sharing settings, buat konfigurasi seperti gambar berikut, kemudian akhiri dengan memilih tombol [Save changes].
1.Menguji hasil sharing resource dalam jaringan
2.Sampai disini proses sharing file pada komputer 1 telah selesai, dan pada komputer yang masih dalam 1 jaringan tinggal ketik ip komputer tadi dengan >> Windows + R >>
ketik ip komp 1 >> \\10.10.1.112
3. maka file yang tadi telah di share akan muncul di layar seperti dibawah ini
Selasa, 16 Oktober 2018
4.7 Memperbaiki konfigurasi routing dinamis
Konfigurasi Routing Dynamic RIP di Mikrotik CLI
Routing adalah mekanisme di mana sebuah mesin bisa menemukan untuk kemudian berhubungan dengan mesin lain. Diperlukan sebuah proses routing atau secara mudah router dapat dikatakan, menghubungkan dua buah jaringan yang berbeda tepatnya mengarahkan rute yang terbaik untuk mencapai network yang diharapkan. Dalam implementasinya, router sering dipakai untuk menghubungkan jaringan antar lembaga atau perusahaan yang masing-masing telah memiliki jaringan dengan network id yang berbeda. Contoh lainnya yang saat ini populer adalah ketika suatu perusahaan akan terhubung ke internet. Maka router akan berfungsi mengalirkan paket data dari perusahaan tersebut ke lembaga lain melalui internet, sudah tentu nomor jaringan perusahaan tersebut akan berebeda dengan perusahaan yang dituju.
Berikut ini adalah langkah kerjanya:
- Buatlah simulasi seperti gambar diatas.
- Buka Router1 kemudian ubah hostname dengan cara ketikan system identity set name=NamaHostnameNYA. Misalnya:system identity set name=Fatakhul8
- Lalu konfigurasi networknya untuk ether1 adalah adapter yang menghubungkan router dengan client1 sedangkan ether2 adalah adapter yang menghubungkan router1 dengan router2.ip address add interface=ether1 address=10.8.17.1/29ip address add interface=ether1 address=20.8.17.1/24
- Selanjutnya Buka Router2 kemudian ubah hostname dengan cara ketikan system identity set name=NamaHostnameNYA. Misalnya:system identity set name=Bastian17
- Setelah itu konfigurasi networknya untuk ether1 adalah adapter yang menghubungkan router dengan client2 sedangkan ether2 adalah adapter yang menghubungkan router2 dengan router1.ip address add interface=ether1 address=11.8.17.1/29ip address add interface=ether1 address=20.8.17.2/24
- Konfigurasi untuk adapter yang menghubungkan router1 dengan router2.routing rip interface add interface=ether2 send=v1 receive=v1“untuk interface menyesuaikan”
- Konfigurasi untuk adapter yang menghubungkan router2 dengan router1.routing rip interface add interface=ether2 send=v1 receive=v1“untuk interface menyesuaikan”
- Langkah Routing RIP pada router1.routing rip network add network=10.8.17.0/29routing rip network add network=20.8.17.0/24
- Langkah Routing RIP pada router2.routing rip network add network=11.8.17.0/29routing rip network addnetwork=20.8.17.0/24
- Untuk melihat table routing.ip route print
- Isikan IP pada Client1 windows XP yang terhubung dengan Router1.Win XP = 10.8.17.5/29Gateway = 10.8.17.1
- Isikan IP pada Client2 windows 7 yang terhubung dengan Router2.Win XP = 11.8.17.4/29Gateway = 11.8.17.1
- Test Ping Clinet1 ke Client2 atau Win XP ke Win 7 begitupun sebaliknya.
4.5.Memperbaiki konfigurasi routing statis
Topologi Router Static
Dan Bagaimana Cara Mengkonfigurasi Routing Static Diatas? Dibawah Ini Cara Mengkonfig 6 Router Diatas..
*EX : Saat melihat Konfig Dibawah Menggunakan IP 10.10.10.1.. 10.10.10.2.. dan seterusnya, Itu adalah Default Gateway yang akan saling menghubungkan antara Router 1 dengan Router yang lainnya, sedangkan IP 10.10.10.0 Adalah Network Default..
Langkah Langkah Konfigurasi :
1. Pertama tama, kita konfig router yang pertama. Digambar diatas tertulis Router-PT Router0
2. Konfigurasi Router0 dengan pergi ke CLI, Lalu Konfig Seperti Ini
Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#interfaces se 2/0
Router(config-if)#ip address 10.10.10.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Gambar :
3. Lanjutkan ke Router1 dengan perintah ynag sama yaitu ke CLI, Lalu Konfig Seperti ini
Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#interface serial 2/0
Router(config-if)#ip address 10.10.10.2 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#interface serial 3/0
Router(config-if)#ip address 20.20.20.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Simple Seperti Gambar :
4. Setelah Router1 selesai di konfig, lanjut konfigurasi Router2, Cuss..
Router>enable
Router#configure terminal
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#interface serial 2/0
Router(config-if)#ip address 20.20.20.2 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#interface serial 3/0
Router(config-if)#ip address 30.30.30.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
5. Lanjut terus sampe ke router akhir, sekarang konfig Router3..
Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#interface serial 2/0
Router(config-if)#ip address 30.30.30.2 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#int se 3/0
Router(config-if)#ip address 40.40.40.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
6. Lanjut Konfigurasi Router4
Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#interface serial 2/0
Router(config-if)#ip address 40.40.40.2 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#int se 3/0
Router(config-if)#ip address 50.50.50.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no sh utdown
Router(config-if)#exit
7. Terakhir Konfigurasi Router5..
Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#interface serial 2/0
Router(config-if)#ip address 50.50.50.2 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Setelah semua selesai di konfig, apakah konfigurasi telah selesai? Tentu belum, ada 1 konfigurasi lagi yang harus kalian kerjakan, apa itu? Dengan cara konfigurasi lagi (Router0-Router5) dengan mengkonfig “ip route” Cukup melelahkan memang harus kembali mengkonfig dari Router0, tapi ini lah namanya usaha. Kita ingin melakukan sesuatu dan berhasil adalah karna adanya usaha dan kerja keras, jadilah seseorang yang pantang menyerah, karna usaha tidak pernah mengkhianati hasil.
Langsung saja kita lanjut konfigurasi menggunakan “ip route”.
1. Kembali di Router0, kita konfig Menggunakan ip route..
Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#ip route 50.50.50.0 255.255.255.0 10.10.10.2
Router(config)#ip route 40.40.40.0 255.255.255.0 10.10.10.2
Router(config)#ip route 30.30.30.0 255.255.255.0 10.10.10.2
Router(config)#ip route 20.20.20.0 255.255.255.0 10.10.10.2
Router(config)#exit
2. Setelah Router0 selesai di konfig, lanjut konfig Router1,cara konfignya :
Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#ip route 50.50.50.0 255.255.255.0 20.20.20.2
Router(config)#ip route 40.40.40.0 255.255.255.0 20.20.20.2
Router(config)#ip route 30.30.30.0 255.255.255.0 20.20.20.2
Router(config)#exit
3. Selesai? Belumm.. Masih ada Router2-Router5, Lanjut konfig Router2
Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#ip route 50.50.50.0 255.255.255.0 30.30.30.2
Router(config)#ip route 40.40.40.0 255.255.255.0 30.30.30.2
Router(config)#ip route 10.10.10.0 255.255.255.0 20.20.20.1
Router(config)#exit
4. Lanjut Router3
Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#ip route 50.50.50.0 255.255.255.0 40.40.40.2
Router(config)#ip route 10.10.10.0 255.255.255.0 30.30.30.1
Router(config)#ip route 20.20.20.0 255.255.255.0 30.30.30.1
Router(config)#exit
5. Lanjut konfig ke Router4..
Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#ip route 10.10.10.0 255.255.255.0 40.40.40.1
Router(config)#ip route 20.20.20.0 255.255.255.0 40.40.40.1
Router(config)#ip route 30.30.30.0 255.255.255.0 40.40.40.1
Router(config)#exit
6. 6. Terakhir, Kita Konfigurasi Router5..
Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#ip route 10.10.10.0 255.255.255.0 50.50.50.1
Router(config)#ip route 20.20.20.0 255.255.255.0 50.50.50.1
Router(config)#ip route 30.30.30.0 255.255.255.0 50.50.50.1
Router(config)#ip route 40.40.40.0 255.255.255.0 50.50.50.1
Router(config)#exit
Selesai deh, “Bagaimana Cara Cek Berhasil Atau Tidaknya?” Kalian Hanya perlu masuk ke salah satu Router diantara itu dan Begini Contohnya : “Saya Menggunakan Router0”
Router>enable
Router#ping 50.50.50.2
Type escape sequence to abort.
Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 50.50.50.2, timeout is 2 seconds:
!!!!!
Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 5/14/29 ms
Jika Sudah ada tanda seru saat ping, dipastikan bahwa konfigurasi berhasil.. semoga bermanfaat bagi kalian yang sedang mencari bagaimana konfigurasi router static seperti diatas, sekian ^_^
Langganan:
Postingan (Atom)
PH8
KARTU SOAL NOMOR 1 (PILIHAN GANDA) Mata Pelajaran : C2 (Dasar-dasar Teknik Komputer dan Informatika) Kelas/...
-
Definisi Routing Statis: Static Route adalah mekanisme routing yang menggunakan table routing yang dikonfigurasi secara manual ( hard cod...
-
Topologi Router Static Dan Bagaimana Cara Mengkonfigurasi Routing Static Diatas? Dibawah Ini Cara Mengkonfig 6 Router Dia...

























